oleh

Dugaan Pelanggaran Kampanye Di Tananahu, Penuhi Syarat Formil dan Materil

MASOHI, LIPUTAN.CO.ID-Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), memutuskan dugaan pelanggaran pemilu dimasa kampanye yakni pembagian beras sejahtera bersamaan dengan pembagian stiker dan kaos caleg, yang terjadi di Negeri Tananahu, Kecamatan Elpaputih, memenuhi syarat formil (Barang Bukti) dan materil (Unsur Pasal) untuk dilanjutkan pada pemeriksaan saksi, terlapor dan pendalaman keterangan saksi Ahli.

Hal itu disampaikan Ketua Bawaslu Maluku Tengah, Rizal Sahupala kepada Awak Media di Masohi, Kamis 21 Maret 2019.

Dikatakan, penentuan kasus tersebut memenuhi syarat formil dan materil, setelah Bawaslu bersama Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Sentra Gakkumdu) duduk bersama membahas dugaan pelanggaran pemilu dimasa kampanye di Negeri Tananahu.

“Dugaan pelanggaran dimasa kampanye di Tananahu, sudah kami bahas perdana dengan Sentra Gakkumdu tadi dan hasilnya itu memenuhi syarat formil dan materil,” ungkap Sahupala.

Dikatakan, selanjutnya untuk melengkapi alat bukti, Bawaslu Malteng, pada besok Jum’at, 22 Maret 2019, akan memintai keterangan saksi dan keterangan terlapor. “Besok bawaslu akan memintai klarifikasi dari saksi dan terlapor dan untuk menguatkan alat bukti Bawaslu akan meminta pendapat ahli terkait dengan unsur pasal yang disangkakan,” tandasnya.

Unsur pasal yang diterapkan dalam kasus tersebut ialah pasal 494 junto pasal 280 ayat 2 huruf i Undang-undang Nomor 07 2017 tentang Pemilu, terkait dengan keterlibatan ASN, TNI Polri dan Perangkat Desa atau Badan Permusyawaratan Desa dan junto pasal 280 Ayat 3. “Unsur pasal itu menjelaskan secara leterlek, sehingga kami sangat butuh saksi ahli untuk menerangkan soal pelaksana kampanye dan tim kampanye,” tukas Sahupala.

Seperti diberitakan, pembagian beras sejahtra (Rastra) berbarengan dengan pembagian stiker dan kaos calon legislatif terjadi pada hari Kamis 15 Maret 2019 di Negeri Tananahu. Diduga dilakukan oleh perangkat Negeri dan Saniri Negeri tersebut.

Pembagian tersebut yang berbarengan dengan masa kampanye lantas menjadi viral dan saat itu dilakukan investigasi oleh Panwascam Teluk Elpaputih.

Loading...
loading...

Komentar