LIPUTAN MALTENG

News

Dibawa Pengaruh Miras, HT dan IT Saling Bacok, HT Tewas

Alm HT saat diidentifikasi Anggota Polsek seram utara barat (Foto Istimewa)

MASOHI, LIPUTAN.CO.ID-Kasus kasus pembunuhan Hanok Takuli (HT) warga di Dusun Latea Kecamatan Seram Utara Barat, Maluku Tengah, sudah masuk tahap satu. Yakni pelimpahan berkas dari Penyidik Polsek Seram Utara Barat, ke Kejaksaan Negeri Maluku Tengah, dengan tersangka Isak Tanodi.

Hal itu dikatakan Kapolsek Seram Utara Barat, IPDA Cung Hariyanto, menanggapi konfirmasi Media Liputan.co.id, Kamis 21 Maret 2019, via WhatsApp.

“Kasus itu sudah serah Tahap I ke Kejaksaan dengan tersangka IT. Tersangka dikenakan pasal 351 Ayat 3 KUHP,” tandas Hariyanto.

Sebelumnya, pada 4 Maret 2019 HT ditemukan tewas tergeletak di Walang Rumah Kebun tempat tinggal korban tepi kali Wailosa, Latea. Saat itu, Polisi menduga HT merupakan itu korban Penganiayaan yang mengakibatkan korban Meninggal Dunia. Tidak butuh waktu lama polisi meringkus pelaku pembunuhan yakni IT.

Dari hasil pengembangan kasus tersebut, Hariyanto menuturkan kepada Liputan.co.id, berdasarkan penggalian keterangan dari tersangka bahwa, saat itu hari Minggu tanggal 3 Maret 2019 pukul 13.00 hingga pukul 17.00 WIT, bertempat di Walang, berdekatan dengan Kali Waelosa, IT bersama HT mengkonsumsi Miras jenis Sageru sebanyak setengah gen 5 liter.

Kemudian terjadi cekcok antara keduanya dimana IT menyampaikan pada HT bahwa, kayu yang akan dikerjakan oleh bapak piara dari HT berinisia AA, yang ada di Lokasi PT Wana Karya Utama harus memberikan kayu hasil olahan satu Meter Kubik untuk Bangun Camp tempat tinggal mereka berdua, Namun HT tidak setuju sehingga terjadi pertengkaran.

Selanjutnya HT mengambil sebilah parang yang ada didekatnya dan langsung memotong IT dan kena siku kanan. Kemudian IT merampas parang tersebut namun saat itu HT mempertahankan parang tersebut sehingga parang tersebut mengenai mulut bagian kanan IT.

Akhirnya parang yang hendak direbut IT terlepas. HT kemudian menikam kaki kanan IT dan kena pada pergelangan kaki kanan bagian luar.

“IT mengambil parang lain yang saat itu ada di walang tersebut, Selanjutnya IT mendorong HT hingga jatuh dengan posisi tenkurap. IT lalu dengan menggunakan parang yang dipegang dengan tangan kanan nya, kemudian menebas parang dari arah belakang dan mengenai punggung bagian kanan sampai belakang kepala bagian kaman HT,” tutur Hariyanto.

“saat ini IT telah diamankan di Polsek Seram Utara Barat Dan tersangka dilakukan penahanan dan Berkas perkaranya telah diserahkan ke Kejaksaan Negeri Maluku Tengah (Serah Tahap I),” tukasnya.

Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

To Top