oleh

Jelang Pemilu, Polres Malteng Gelar Simulasi Pengamanan Kota

MASOHI, LIPUTAN.CO.ID-Menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) serentak tahun 2019, Polres Maluku Tengah menggelar latihan Simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispam Kota), Rabu 20 Maret 2019.

Sispam Kota yang melibatkan Personil Polri TNI, KPU dan Gakumdu itu berlasung di dalam Terminal Binaiya Kota Masohi, Kabupaten Maluku Tengah. dimulai Pukul 15:20 Wit dan berakhir pukul 16:50 Wit.

Disaksikan langsung oleh Bupati Maluku Tengah Tuasikal Abua dan Forkopimda, Ketua KPU Maluku Tengah Ridwan Tomagola, Ketua Bawaslu Maluku Tengah Rizal Sahupala serta Ketua-Ketua Partai dan masyarakat setempat.

Tuasikal Abua beri selamat kepada personil gabungan karena sukses gelar simulasi.

Simulasi Sispam Kota tersebut digelar dengan tujuan untuk melatih kemampuan dan keterampilan personel Polres Malteng dan pihak terkait dalam menangani masa pengunjuk rasa maupun gangguan Kamtibmas khususnya Pemilu Legislatif dan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden pada 17 April 2019 mendatang diwilayah hukum Polres Maluku Tengah.

Kapolres Maluku Tengah, AKBP R. Arthur L. Simamora menyampaikan, Simulasi tersebut bertujuan sebagai gambaran jajaran Polres Maluku Tengah dalam memberikan perlindungan pengayoman dari gangguan kamtibmas saat jalanya Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden.

“Sispam Kota ini rangkaian kegiatan persiapan keamanan pada situasi ril. Simulai ini berikan gambaran pengamanan situasi hijau aman dan situasi merah keributan atau kerusuhan masah yang membutuhkan melibatkan rangkaian pengamanan,” tandas Simamora.

Simulasi tersebut menskinariokan, sigap aparat saat amankan pemungutan suara pada tinggkat TPS hingga perhitungan perolehan suara pada tingkat KPU Kabupaten Maluku Tengah yang terjadi iniden kekacauan.

Singkat jalanya Simulasi bahwa Kantor Komisi Pemilihan Umum di Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) yang berkedudukan di Kota Masohi Malteng, diseruduk oleh ratusan pengunjuk rasa yang merasa tidak puas dengan hasil rekapitulasi perolehan suara pemilu 2019.

Mereka tidak puas karena calon yang mereka dukung, kalah dengan pasangan lainnya.

Meski kantor KPU dijaga ketat aparat gabungan dari TNI-Polri, masa semakin beringas dan anarkis sehingga memaksa masuk ke kantor KPU.

Dari Penembakan gas air mata, hingga pengarahan water canon untuk memukul masa agar mundur dari depan kantor KPU, tetapi masa terus ngotot ingin masuk ke kantor KPU.

Masa akhirnya lari berhamburan setelah Satuan Brimob Detasemen B Pelopor Amahai, melakukan pembubaran masa.

Bubarnya aksi masa tidak lantas membuat situasi kondusif. masyarakat kota Masohi dibuat tegang dengan adanya isyu-Isyu profokatif.

Setelah aparat gabungan berhasil membubarkan masa, beberapa saat setelahnyan, ketua KPU Maluku Tengah Mister X diculik dan disandra oleh orang tak, saat Mister X lakukan perjalanan.

Saat itu sopir pribadi Ketua KPU berhasil lolos dari penyandra sementara Ketua KPU dibawa kabur. Dan sopir tersebut melaporkan hal tersebut kepada Polres Malteng.

Mendengar kabar tersebut Kapolres Maluku Tengah meminta petunjuk Polda Maluku untuk melakukan pembebasan sandra.

Pembebasan sandra berhasil dilakukan oleh Satuan Brimob Detasemen B Pelopor Amahai yang dilengkapi dengan senjata api, akhirnya Ketua KPU Malteng berhasil dibebaskan  dengan selamat. Sementara satu pelaku penyandera tewas di TKP, karena hendak melarikan diri ditembak petugas.

Simulasi berhakhir dengan peledakan bom rakitan yang dilakukan petugas penjinak bom. Yang sebelumnya ditemukan petugas dirumah dimana Mister X disandera.

Loading...
loading...

Komentar