oleh

Dugaan Rastra Rasa Caleg, Bawaslu Tetap Proses

-NEWS-15 views

MASOHI, LIPUTAN.CO.ID-Kasus pembagian Rastra (Beras Sejahtera) yang dilakukan bersamaan dengan pembagian stiker dan kaos calon legislatif di Negeri Tananahu Kecamatan Elpaputih, Kab Malteng, tetap diproses Bawaslu Malteng.

Bahkan kejadian pembagian tersebut yang terjadi pada kamis 14 Maret 2019 itu, langsung direspon Panwas Kecamatan (Panwascam) setempat.

Berbarengan dengan tindakan Panwascam, Kasus itu sebelumnya viral dijagat Facebook dan menjadi perbincangan hangat. Bahkan foto-foto vidio stiker caleg dan kaos berbarengan dengan sekarung beras rastra juga berseleweran disebarkan oleh sejumlah akun Facebook.

Caption dari respon kasus itu juga beragam dan ada penilaian bahwa motif pembagian Rastra berbarengan dengan pembagian stiker dan kaos caleg itu, bertujuan untuk menarik perhatian masyarakat penerima Rastra bahwa Rastra tersebut adalah usaha caleg.

Banyak juga desakan beragam dari netizen meminta Bawaslu bertindak atas kejadian itu.

Menanggapi kasus itu, Rizal Sahupala, Ketua Bawaslu Malteng, saat ditemui sejumlah awak media, Jum’at 15 Maret 2019, di Masohi, Malteng, mengatakan, Pihaknya telah bertindak dengan memerintahkan Panwascam untuk melakukan Investigasi.

“Indikasi dugaan pelanggaran, yang dilakukan di Negeri Tananahu, jadi pada prinsipnya, Kami Bawaslu, akan menangani sesuai dengan mekanisme prosedur penanganan pelanggaran. Untuk sementara kasus inikan sedang ditangani Panwascam Teluk Elpaputih dan sudah instruksikan ke Panwascam untuk diinvestigasi,” tutur Sahupala.

Bahkan Lanjut Sahupala, pihaknya telah perintahkan Panwascam untuk terbitkan Form A Pengawasan, sebagai tahap awal proses kasus itu hingga nantinya dibawakan ke Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Sentra Gakkumdu).

“Panwas dapat laporan lalu diperintahakan investigasi di Negeri Tananahu dan sudah saya diintruskikan segera masukan kedalam Form A Pengawsan. Nanti sama-sama dengan Gakkumdu lihat hasil pengawasan itu Dan dikaji unsur-unsur pasal. Statusnya masih dugaan dan secara hirarki Panwas Kecamatan belum laporkan hasil pengawasan,” jelasnya.

Ia juga menegaskan, pihaknya tetap proses kasus tersebut dan menekankan bahwa Bawaslu tetap bertindak Independen. Namun ia meminta publik bersabar karena mekanisme pengawasan pemilu yang harus dilalui. “Nanti Panwas Kecamatan Pleno hasil pengawasan terindikasi dan ada temuan akan dilanjutkan ke Bawaslu. Dan kalaupun jika terdapat temuan didalamnya maka semua pihak yang ada kaitan dengan itu atau saksi-saksi akan dipanggil untuk dimintai kalarifikasi,” tandasnya.

Komentar