LIPUTAN MALTENG

News

Temuan Pohon Ganja Di Kabauw, Polisi Masih Lidik Pelaku

Pot bertabaman ganja yang diamankan di Pos BKO Yonif 717. Foto Istimewa

MASOHI, LIPUTAN.CO.ID-Bertempat di Hutan Negeri Kabauw, Kecamatan Pulau Haruku Kabupaten Maluku Tengah, Kepala Pemuda Negeri kabauw Kopda Bambang Sella beserta Tim Delta 18 Keamanan Pemuda Negeri Kabauw dan di bantuh oleh BKO yonif 711 RKS amankan temuan sebelas pot yang berisikan tanaman ganja, pada 09 Februari 2019.

Temuan tersebut kemudian diserahkan kepada Polsek Pulau Haruku. Dan Polsek Pulau Haruku mengamankan barang bukti tersebut untuk kepentingan penyelidikan.

“Sampai saat ini Kita Polsek Pulau Haruku masih dalami dan lidik kepemilikan barang tersebut,” ujar Kapolsek Pulau Haruku IBDA Aris
saat dihubungi Liputan.co.id, pagi tadi, Selasa 12 Februari 2019.

Barang Bukti tersebut kata Aris akan dikirimkan ke Sat Narkoba Polres Ambon untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. “untuk tanaman tersebut besok akan kmi serahkan kepada Kasat Narkoba Polres Ambon,” katanya.

Namun sebelum diserahkan kepada Polres Pulau Ambon dan Pulau Pulau Lease, Aris mengatakan, pihaknya akan berkoorinasi dengan BKO yonif 711 RKS untuk kepentingan penyelidikan. “Nanti kami dari Polsek dan Koramil serta BKO 711 akan lakukan koordinasi lagi untuk lakukan penyelidikan  terkait siapa kepemilikan barang tersebut,” jelas Aris.

Kronologis penemuan barang tersebut, pada pukul 16.00 wit salah satu anggota tim Delta keamanan Pemuda atas nama Bansa Manula Karepesina yang sementara sedang mencari sarang madu tepat di hutan belakang Kampung Negeri Kabauw, tiba-tiba Karepesina melihat sebuah pot bunga yang di tanam satu pohon ganja di dalam semak belukar.

Bansa Manula karepesina tidak mengetahui secara pasti Apakah tanama tersebut  adalah pohon ganja, Karepesina yang merasa bingung dan heran  ada yang ganjal terhadap sejumlah pot yang berisikan tanaman ganja dikira pot bunga yang di taru di dalam semak belukar, saat itupun Karepesina  langsung mengamankan tanaman tersebut dan di bawa ke kediaman kepala Pemuda Negeri Kabauw.

Setelah dilihat, pada saat itu kepala Pemuda memastikan tanaman yang ditanam dalam pot tersebut adalah tanaman ganja. Sella meminta Karepesina menceritakan kronologis temuan tersebut.

Setelah mendengar cerita Karepesina, Sella mengumpulkan satgas tim Delta 18 keamanan Pemuda Negeri Kabauw  dan melaporkan penemuan tersebut kepada komandan pos satgas Yonif 711 RKS, Serda Beni, dan Pemerintah Negeri Kabauw yakni kepala Dusun III, Abdul Hadi Sella.

Saat itu Danpos satgas Yonif 711 RKS Serda Beni dan kepala Pemuda Negeri Kabauw kopda Bambang Sella beserta beserta Kepala Dusun III dan satgas tim Delta 18 keamanan Pemuda Negeri Kabauw melakukan koordinasi untuk melakukan penyisiran di lokasi penemuan tanaman ganja tersebut.

Dan pada pukul 17.00 wit  tim berhasil menemukan 3 pohon ganja lagi, dari tempat tanaman pertama di temukan tersebut dengan jarak kurang lebih 10 meter dari lokasi pertama.

Selanjutnya tim langsung melakukan pengendapan samapai pukul 20.00 wit untuk mencari tahu siapa pemilik tanaman ganja tersebut. Namun tidak ada satu orang pung yang datang untuk mengecek tanaman tersebut.

Pada pukul 20.00 wit Danpos Satgas 711 RKS Serda Beni dan Kepala Pemuda Bambang Sela menyampaikan kepada tim untuk kembali ke sekretariat Pemuda untuk melakukan evaluasi dan Koordinasi  untuk menentukan langkah selanjutnya guna mengetahui pasti siapa pemilik tanama gamja tersebut, kemudian disepakati pada pukul 01.00 wit kembali melaksanakan penyisiran dan pengendapan.

Pada pukul 01.30 wit tim kembali menemukan 2 pohon ganja di lokasi yang berbeda dan tidak jau dari lokasi  tanaman ganja sebelumnya, pada saat itu tim langsung melakukan pengendapan di sekitaran area penumuan ganja tersebut sampai pukul 08.30 wit. Namun tidak ditemukan pemilik pohon ganja tersebut.

Setelah melakukan kordinasi, tim menyepakati untuk mengamankan barang bukti yang ada di TKP. karna di sinyalir pelaku suda mengetahui pergerakan tim  dari Pkl 17.00 wit.

Guna memastikan seluruh pohon ganja dapat di amankan secara keseluruhan, tim berinisiatif untuk melakukan penyisiran mulai dari pukul 08.30 sampai dengan pukul 10.15  wit, untuk yang terakhir kalinya dan dari hasil penyisiran terakhir tim menemukan kembali 5 pohon ganja yang semunya di tanam di pot bunga yang berbeda-beda lokasi namun masih satu area dalam semak belukar. Dan pada pukul 10.50 wit semua pohon ganja yang ditemukan berjumlah 11 pohon.

Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

To Top