oleh

Kejari Malteng Gelar Penyuluhan dan Penerangan Hukum Penggunaan DD

MASOHI, LIPUTAN.CO.ID-Kejaksaan Negeri Maluku Tengah (Kejari Malteng) beberapa waktu lalu, tepat di balai kantor Kecamatan Seram Utara Barat, Kabupaten Maluku Tengah, gelar penyuluhan dan penerangan Hukum tentang penggunaan Dana Desa dan Alokasih Dana Desa (DD ADD) kepada seluruh perangkat Desa se Kecamatan Seram Utara Barat.

Hal itu sebagai mana rilis pers yang diterima Liputan.co.id yang disampaikan Kejari Malteng, Senin 11 Februari 2019.

Kepala Seksi Intelejen (Kasi Intel) Kejari Malteng, Karel Benito sebagai pembicara utama dalam penyuluhan hukum tersebut mengatakah, Kejaksaan terus berperan aktif memantau dan mencegah penyalagunaan DD/ADD agar kepastian pengunaan Anggaran Desa itu benar-benar dirasakan masyarakat desa tanpa dikorupsi atau disalah gunakan penyelenggara pemerintah desa.

“Kejaksaan Maluku Tengah berperan sebagai Pengawal dan Menjaga Dana Desa yang telah dikucurkan oleh pemerintah pusat.
Agar tidak ada penyalagunaan dana desa tersebut,” kata Benito kepada seluruh peserta.

Dikatakan, semenjak anggaran miliaran rupih itu dikucurkan kepada setiap Desa dan terus mengalami peningkatan, Kejari Malteng akan terus melakukan pemantauan dan pendampingan hukum terhadap penggunaan angaran. “anggaran ini kan dari tahun ke tahun semakin meningkat, dan sudah seharusnya Kepala Desa diberikan Pendampingan agar pembangunan di Desa, bisa dilaksanakan tepat waktu,” jelasnya.

Tidak hanya itu, pemantauan dan pendampingan hukum yang dilakukan, untuk memastikan pelaksanaan pembangunan Desa yang bersumber dari Dana Desa itu tepat sasaran serta terjaminya mutu pembangunan di desa setempat.

“Kita harap adanya mutu dan tepat sasaran penggunaan dana desa untuk pembangunan. Jadi sudah sepatutnya Penggunaan Dana Desa tersebut harus digunakan sebaik-baiknya yang nantinya membangkitkan gerak ekonomi, sosial, pemberdayaan, pembangunan fisik dan juga pemersatu masyarakat yang ada di Desa tersebut,” harap Benito.

Loading...
loading...

Komentar