LIPUTAN MALTENG

News

Bawaslu Maluku Tengah Bakal Rekrut Pengawas TPS

Pengawas TPS akan ditempatkan diseluruh TPS yang Tersebar di 18 Kecamatan dan 191 Desa/Kelurahan Se Kab Maluku Tengah.

Oleh: Kayum Ely/Liputan.co.id.

MASOHI, LIPUTAN.CO.ID-Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Maluku Tengah bakal merekrut 1.349 orang Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS).

Hal itu sebagaimana disampaikan Ketua Bawaslu Maluku Tengah Rizal Sahupala dalam rilis pers yang diterima Redaksi Liputan.co.id, Jum’at 1 Februari 2019. “Pengawas nantinya ditempatkan diseluruh TPS yang Tersebar di 18 Kecamatan dan 191 Desa/Kelurahan Se Kab Maluku Tengah,” tandas Sahupala.

Dikatakan Pengawas TPS adalah petugas yang dibentuk oleh Panwaslu Kecamatan untuk membantu Panwaslu kelurahan/Desa.

“Sebagaimana Pasal 90 ayat (2 ) UU 7/2017, Pengawas TPS dibentuk paling lambat 23 hari sebelum Pemilu 2019 terlaksana dan dibubarkan paling lambat tujuh hari setelah hari pemungutan suara. Berdasarkan Keputusan Bawaslu RI Nomor: 0027/K.Bawaslu/HK.01.00/I/2019 tentang Pedoman Teknis Pelaksanaan Pembentukan Pengawas TPS,” jelas Sahupala.

Dia mengungkapkan Pengumuman Pendaftaran PTPS dimulai 4-10 Februari 2019 dan proses pendaftarannya akan dibuka 11-21 Februari 2019.

Dijelaskan bahwa proses pembentukan PTPS oleh Panwaslu Kecamatan se Maluku Tengah akan dibantu Pengawas Kelurahan atau desa di 18 Kecamatan se-Kabupaten Maluku Tengah. “”Perekrutan PTPS adalah ruang bagi semua putra-putri terbaik Maluku Tengah yang ingin mengambil bagian dalam pengawasan pemilu untuk mengabdikan diri kepada negara melalui pengawasan di TPS demi terwujudnya Pemilu yang berkualitas,” kata Sahupala.

“Pengawas TPS adalah ujung tombak Pemilu hal itu agar tidak terjadi kecurangan. Keindependenan sangat perlu diperhatikan, tentu pengawas yang dipilih tidak partisipan partai politik,” tutup Sahupala.

Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

To Top