LIPUTAN MALTENG

News

Timsel Uji Calon Sekda Satu Jam Lebih Dan Disaksikan Oleh Khalayak

Kelima Calon sekda mendapat arahan dari ketua Pansel Zulkifli Anwar sebelum masuk pada seleksi, Rabu 30 Januari 2019. (KAYUM/liputan.co.id)

Materi uji kali ini untuk kelima Calon Sekda yakni soal Kompetensi Teknis dan Sosial kultural. Dimana setiap Calon diuji selama satu setengah jam.

Oleh: Kayum Ely/Liputan.co.id.

MASOHI, LIPUTAN.CO.ID-Usai lewati tes Intelegensi dan Manejerial, keLima orang Calon Sekretaris Daerah (Sekda) Maluku Tengah (Malteng), diantaranya, Rakib Sahubawa, Aidjarang Wattihelu, Ahmad Namakule Abdul Latif Ohorella dan Ronald Johosua Hetharia, kembali diuji Oleh Panitia Seleksi (Pansel), Rabu 30 Januari 2019.

Bertempat di ruang tertutup Kantor Bupati Maluku Tengah, jalan Banda Kota Masohi, Dalam pantauan Liputan.co.id, Kelima Calon Pimpinan Tinggi Pratama tersebut, diuji oleh Pansel secara bergiliran.

Materi uji kali ini untuk kelima Calon Sekda yakni soal Kompetensi teknis dan Sosiokultur. Dimana setiap Calon diuji selama satu setengah jam.

Meski para calon Sekda diuji dalam ruang tertutup, namun publik yang hadir di Ruang Loby Kantor Bupati, dapat mendengar dan menyaksikan langsung dinamika seleksi terbuka.  Karena Sekretariat Pansel menyiapkan vidio langsung disaksikan lewat TV yang berada tepat diruang loby lantai satu.

Kelima Calon Sekda Makuku Tengah, mendapat arahan Pansel sebelum dimulainya seleksi terbuka. dari Kanan: Doktor Rakib Sahubawa, S.P. M.Si, Doktor Aidjarang Wattihelu, S.Sos. M.Si., Drs. Ahmad Namakule, Ir. Abd Latif Ohorella, M.Si dan Ronald Johosua Hetharia, SE.

Sebelumnya, kelima Calon Pimpinan Tinggi Pratama (Sekda) Malteng tersebut, sudah diuji oleh dua penguji dari Asesor yakni Caecilia Widianingtias dan Handayani Ramelan beberapa waktu lalu dengan materi uji
Yakni Intelegensi dan Manejerial.

Sekretariat Panitia Seleksi (Pansel) BKPSDM, Ramly Tohepaly, dikonfirmasi Liputan.co.id mengatakan, setelah Timsel uji Kelima Calon Sekda tersebut dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni Rabu dan Kamis.

Nantinya setelah seleksi Pansel akan rapat internal untuk mengkompolasikan atau menggabungkan perolehan nilai teratas terbaik antara kelima calon.

Nilai Kompilasi dari hasil Seleksi Calon Sekda yang dilakukan oleh Asesor dan Pansel, akan diputuskan hanya tiga calon dengan perolehan nilai teratas terbaik.

Kemudian ketiga Calon Sekda tersebut akan disampaikan kepada Bupati Selaku Pejabat Pembina Kepegawaian. Selanjutnya, hasil putusan Pansel diserahkan kepada Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) di Jakarta.

“Nanti Pansel akan umumkan tiga orang calon sekda dengan perolehan nilai teratas. Dan Pansel akan sampaikan kepada Pa Bupati, selanjutnya pansel akan ajukan hasil kepada KASN untuk dipelajari dan kemudian KASN keluarkan rekomendasi kepada pa Bupati untuk selanjutnya Pa Bupati menetapakan Sekda,” tandas Ramly.

Sebelumnya Bupati Malteng, Tuasikal Abua menegaskan, pelaksanaan seleksi tidak diintervensi oleh siapapun termasuk Ia selaku Bupati.

Hal itu disampaikan Tuasikal Usai membuka seleksi terbuka jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (Sekda) 23 Januari 2019.

“Perlu saya tegaskan bahwa pelaksanaan seleksi ini tidak diintervensi oleh siapapun termasuk saya selaku Bupati. Karena saya hanya memonitor dan mengevalusi dan hasilnya sepenuhnya menjadi kewenangan panitia seleksi yang independen.

Dengan kata lain, kata Tuasikal pelaksanaan Tes Seleksi benar-benar diselenggarakan berdasarkan prinsip yang objektif, transparan, kompetitif, akuntabel, bebas KKN, tidak diskriminatif, tidak dipungut biaya, efektif dan eflsien.

Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

To Top