oleh

Semua Fraksi Setuju, DPRD Malteng Tetapkan APBD 2019

MASOHI, LIPUTAN.CO.ID-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Maluku Tengah, pada selasa Malam 18 Desember 2018, resmi menetapkan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) menjadi APBD Tahun Anggaran 2019. Penetapan tersebut dilakukan dalam rapat paripurna ke 11 masa sidang Tiga tahun sidang 2018.

Bertempat Ruang Banggar kantor setempat, Penetapan APBD Tahun Anggaran 2019 dilakukan, setelah sebelumnya semua fraksi dalam pandangan akhir fraksi menerima  hasil pembahasan komisi-komisi terhadap RAPBD dan menyetujuinya menjadi APBD 2019.

Loading...

“Setelah mendengar hasil pembahasan komisi-komisi, maka kami dari fraksi Gerindra menyetujui RAPBD ini ditetapkan menjadi APBD 2019,” ujar juru bicara Fraksi Gerindra Sahbudin Hayoto.

Hal yang sama juga dikatakan Fraksi Hanura Nasdem, Fraksi Golkar, Fraksi PKPI, Fraksi PKB dan Fraksi Bintang Nasional. Persetujuan fraksi terhadap hasil pembahasan RAPBD 2019, kemudian ditetapkan menjadi APBD 2019.

“Semua fraksi telah menyampaikan pandangan umum terhadap hasil pembahasan komisi-komisi terkait RAPBD dan menyetujui menjadi APBD 2019. Maka selaku pimpinan DPRD saya menawarkan apakah bapa ibu setujui RAPBD ini dapat kita setujui dan tetapkan menjadi APBD 2019,” tanya Ketua DPRD Ibrahim Ruhunussa kepada korum paripurna dan dijawab setuju.

Untuk diketahui target pendapatan dalam APBD 2019 ditetapkan sebesar Rp.1.823.683.912.000. Angka tersebut naik 7,32 persen dari target pendapatan 2018.

Target pendapatan asli daerah ditargetkan Rp. 79.566.758.000 sementara pendapatan dari dana perimbangan sebesar Rp. 1.440.982.707.000 atau naik 8,34 persen dari target 2018.

Sementara pendapatan daerah yang sah lainnya ditargetkan sebesar Rp. 303.134.447.000 atau naik 10,64 persen dari target 2018.

Atas persetujuan tersebut Bupati Maluku Tengah Abua Tuasikal dalam pidatonya mengatakan, Pemerintah Daerah menganggap bahwa persetujuan Dewan pada momentum penting dan bersejarah ini merupakan kontribusi yang sangat positif.

Hal itu bagian dari upaya membangun daerah dan masyarakat MaIuku Tengah menuju peningkatan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat, serta dalam rangka mengefektifkan penyelenggaraan tugas-tugas pemerintahan, pembangunan dan pemberdayaan di segala bidang.

“Saya sungguh yakin, bahwa pertimbangan Dewan melalui Pendapat Akhir Komisi-Komisi dan kata Akhir Fraksi-Fraksi tadi, senantiasa dilandasi oleh pemikiran yang rasional, realistis dan konstruktif, bahwa rencana pelaksanaan anggaran pada tahun 2019 mendatang telah sesuai dengan kemampuan keuangan daerah maupun arah kebijakan pembangunan,” kata Tuasikal.

Diktakan pula penetapan tersebut telah  memperlihatkan indikator pemerataan, perluasan dan peningkatan program pada semua sektor demi mewujudkan pemerintahan yang baik dan bersih.

Dia juga mengatakan persetujuan tersebut, merupakan keseriusan seluruh Anggota Dewan dalam menyikapi segala aspirasi masyarakat maupun akselerasi
pembangunan daerah yang terus mengalami kemajuan dari waktu ke waktu, seiring dengan dinamika kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara serta tuntutan perkembangan kemajuan dalam era globalisasi dewasa ini.

Komentar