oleh

Di Maluku Tengah, Terjadi Penumpukan Guru Di Tiga Kecamatan

-NEWS-40 views

MASOHI, LIPUTAN.CO.ID-Permasalahan pemerataan guru di Kabupaten Maluku Tengah masih jadi salah satu pekerjaan rumah bagi Bupati Maluku Tengah Tuasikal Abua.

Hingga saat ini, menurut informasi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku Tengah, masih terjadi disparitas tenaga guru  baik pada Sekolah Dasar maupun Sekolah Menengah Pertama yang tersebar di Kabupaten berjuluk Pamahanunusa itu.

“Di Kabupaten Maluku Tengah terdapat kekurangan guru SMP sebanyak 275 orang dikarenakan terdapat penumpukan guru pada Kecamatan Kota Masohi, Kecamatan Leihitu dan Kecamatan Salahutu,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Askam Tuasikal dihadapan sejumlah Anggota DPRD Malteng dalam rapat dengar pendapat di Ruang Banggar DPRD Malteng, Selasa, 5 Desember 2018.

Tuasikal nengatakan pemerintah akan terus berupaya untuk mengatasi kekurangan guru “Upaya pemerintah Daerah akan melakukan pemerataan guru diseluruh kecamatan untuk mengatasi kekurangan guru,” katanya.

Sebelumnya Ketua DPRD Maluku Tengah Ibrahim Ruhunussa mengatakan,  kekurangan tenaga guru masih banyak. Ia berharap pemerataan guru segera diselesaikan. “Masih banyak kekurangan guru diantaranya guru SD dan SMP. Harusnya ini diselesaikan dengan cepat,” tandas Ruhunussa.

Ruhunussa juga menyentil guru kontrak selama ini menerima gaji tidak sesuai dengan SK, sehingga diharapkan Dinas Pendidikan untuk melihat hal tersebut. “Untuk guru kontrak dalam penerimaan gajinya harus sesuai dengan penerbitan SK. Ini perlu dilihat lagi,” katanya.

Ketua Kohati HMI Cabang Masohi Sapia Lewenussa berharap, daerah Seram Selatan yakni Kecamatan Tehoru dan Kecamatan Telutih perlu menjadi perhatian serius Pemerintah Daerah untuk menghadirkan pemerataan Guru.

“Dikbud harus segera menindaklanjuti pemerataan guru SD terutama pada kecamatan Tehoru dan Kecamatan Telutih,” harapnya.

Komentar

Loading...