oleh

Tuasikal Kepada Inspektorat: Sebagai APIP Harus Efektif Terapkan SPI

Masohi, Liputan.co.id-Inspektorat Maluku Tengah (Malteng) sebagai Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) diharapkan berperan secara efektif dalam menciptakan penerapan Sistem Pengendalian Intern (SPI). Hal itu penting, guna membantu Kepala Daerah dalam menciptakan dan memelihara lingkungan dalam mengendendalikan perilaku penyelenggara pemerintahan yang Positif dan kondusif.

Begitu kata Bupati Maluku Tengah Abua Tuasikal, saat membuka rapat pemutakhiran data Tindak Lanjut Hasil Pengawasan (TLHP) APIP lingkup Pemda Malteng, di Kantor Baplitbangda Malteng, Kota Masohi, Jum’at 16 November 2018.

Dikatakan, APIP harus bekerja ekstra agar visi Misi Bupati dan Wakil Bupati Malteng terealisais secara efektif dan efisien. Tidak hanya itu kerja APIP juga bisa menjamin aset Negara dan Daerah serta adanya kepatuhan terhadap perundang-Undangan dalam kelola anggaran Negara.

“APIP harus betul-betul dihidupkan untuk selalu melakukan pengawasan-pengawasan. Untuk itu konteks pengawasan dilakukan oleh APIP ini wajib dilakukan agar visi misi dan tujuan serta sasaran Pemda dalam wujudkan pemerintahan efektif, efisien dan terjaminnya keamanan aset Negara dan Daerah serta adanya kepatuhan perundang-undangan yang berlaku,” harap Tuasikal.

Kerja APIP kata Tuasikal, harus didukung oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga penyelenggara Pemerintahan pada tingkat Negeri. Dukungan yang dimaksud Tuasikal yakni pelaksanaan program-program pemerintah harus sesuai dengan aturan.

“Setiap pelaksanaan program bapa ibu sekalian, diharapkan laksanakan sesuai aturan main. Jangan ada kebijakan atas keinginan sendiri atau kepentingan lain yang bertentangan dengan aturan. Sehingga saat masuk tahap pelaporan realisasi program, dapat dipertangung jawabkan dengan baik. Dengan begitu dapat membantu APIP dalam menciptakan iklim pemerintahan yang bersih,” tandas Tuasikal.

Ia juga ingatkan OPD hingga penyelenggaran pemerintahan pada tingkat Negeri, untuk patuh terhadap rekomendasi temuan APIP dan menindaklanjutinya untuk mengurangi maladministrasi ataupun mengurangi kerugian materil.

Saat yang sama Kepala Inspektorat Maluku Tengah Latif Ohorella mengatakan, APIP akan pastikan
memberikan keyakinan yang memadai atas ketaatan, kehematan, efisiensi dan efektivitas pencapaian tujuan dan fungsi Instansi Pemerintah/assurance activities.

APIP juga akan berusaha memberikan peringatan dini dan meningkatkan efektivitas manajemen resiko dalam penyelenggaraan tugas dan fungsi Instansi Pemerintah/anti corruption activites.

Serta memelihara dan meningkatkan kualitas tata kelola penyelenggaraan tugas dan fungsi Instansi Pemerintah/ consulting activities.

“Untuk mewujudkan peran tersebut, Inspektorat melakukan pengawasan intern dalam bentuk audit, reviu, evaluasi, pemantauan dan kegiatan pengawasan lainnya,” jelas Ohorella.

Hasil pengawasan intern berupa laporan hasil pengawasan, sambung Ohorella, umumnya berisi permasalahan atau temuan pemeriksaan dan rekomendasi.

“Rekomendasi berfungsi untuk menghilangkan penyebab timbulnya permasalahan atau meminimalkan akibat yang timbul dari permasalahan atau temuan pemeriksaan. Oleh karena itu, menindaklanjuti rekomendasi hasil pengawasan akan berkontribusi dalam mewujudkan efektivitas peran APIP membantu Pimpinan Instansi Pemerintah dalam menyelenggarakan SPI yang efektif,” tandasnya

Loading...
loading...

Komentar