oleh

Maksimalkan Perhatian Pusat, Demi Kemajuan Maluku

Provinsi Maluku dengan kekayaan berlimpah, baik laut, darat maupun yang terkandung didalamnya masih disebut Provinsi termiskin di Indonesia.

Keberadaan wakil rakyat maupun Dewan Perwakilan daerah Maluku di Pusat belum menghadirkan dampak kemajuan di Provinsi Seribu Pulau itu. Selain karena tidak lihainya perwakilan Maluku dipusat dalam perjuangkan kepentingan Maluku, salah satu faktor lainnya karena minimnya perhatian pemerintah pusat yang lebih terhadap Maluku, sehingga kemiskinan dan ketimpangan masih terasah di Negeri yang kaya sumber daya alam itu.

Calon Anggota Dewan Perwakilan Daerah Dapil Maluku Nomor urut 49, Zulkarnain Awat Amir dengan visi besarnya ingin mencuri perhatian pusat atau memaksimalkan perjatian pusat  agar pembangunan di Maluku dapat diwujudkan dengan cepat.

“Kita (Maluku) miliki semuanya, baik darat, laut maupun yang terkandung didalamnya. Dengan semua itu, saya ingin memaksimalkan perhatian pusat yang lebih terhadap daerah saya lewat jalur DPD agar Maluku kedepan lebih maju,” ujar Zulkarnain saat berbincang dengan Wartawan Liputan.co.id, Sabtu 3 November 2018. di Masohi, Maluku Tengah.

Dengan memiliki jejaring yang kuat, Zulkarnain pastikan akan berjuang dengan segala networking yang dimiliki, demi kepentingan Daerah jika terpilih.

“Perhatian pusat yang lebih terhadap Maluku, itu tema besar saya. Yang akan saya perjuangkan dengan segala macam cara (Formal) dan segala networking yang saya miliki,” tandas Ketua Pengurus Besar HMI periode 2003-2005 itu.

Zulkarnain mengakui perwakilan Maluku pada Lembaga DPD sangat sedikit terutama dalam menggolkan kepentingan Maluku secara nasional. Namun ia pastikan dengan pengalaman dan kelincahan dalam lobi-lobi politik, masalah perhatian pusat dalam menghadirkan kemajuan di Maluku dapat terwujud.

“Maluku sebagai penyumbang ikan terbesar di Indonesia tapi kita masih sulit menghadirkan regulasi secara nasional menguntungkan kita. Disitu perlu kemampuan kita. Dalam hal ini harus punya kemampuan lobi yang tinggi. Karena jumlah kita yang sedikit di Dewan Perwakilan Daerah, maka kita harus pastikan dan memanfaatkan networking yang kita miliki demi kemajuan daerah,” yakin Zulkarnain yang saat ini menjabat sebagai Direktur Utama INSIDE (Institute for Supporting Indonesian Democratisation).

Zulkarnain sendiri dinilai memiliki kualifikasi. seorang yang aktif dan mobile dengan kemampuan komunikasi yang baik. Memiliki jiwa kepemimpinan. Komitmen dan dedikasi yang tinggi.

Ia juga disebut Memiliki hubungan jejaring yang baik dengan individu, media, pemerintah/non pemerintah dan organisasi.

Profil singkat Zulkarnain Awat Amir, Pria berkelahiran Tehoru, 5 Agustus 1976.​ Pernah kulia di Universitas Brawijaya Malang, Fakultas Pertanian Selesai tahun 2003. Zulkarnain juga merupakan alumni SMA Negeri 2 Ambon (1994), SMP Negeri 1 Tehoru (1991) Dan merupakan alumni SD Inpres Tehoru (1988).

Pengalaman Pekerjaan

Zulkarnain Awat Amir saat ini sebagai Direktur Utama INSIDE (Institute for Supporting Indonesian Democratisation)

Pengalaman Organisasi

DPP KNPI (Dewan Pimpinan Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia) ​Tahun 2009-2012
Jabatan: Wakil Sekretaris Jenderal

PB HMI (Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam)​​Tahun 2003-2005
Jabatan: Ketua

Al Mulk (Aliansi Mahasiswa Maluku) Malang, Jawa Timur ​Tahun 2001-2003
Jabatan: Ketua Umum

MN KAHMI (Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam) Tahun 2018 – 2022
Jabatan; Wakil Sekretaris Jenderal

Pengurus BPP HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia) 2015-2018

Komentar

Loading...