oleh

11 UPT Dinas Dukcapil sudah Terbentuk, Perekaman E-KTP di Kecamatan Sedang Berjalan

MALTENG, LIPUTAN.CO.ID-Dalam waktu dekat pelayanan Dokumen Sistim Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) sudah bisa dilakukan pada 11 Kecamatan yang tersebar di Kabupaten Maluku Tengah.

Hal itu lantaran saat ini, Peraturan Gubernur dan Peraturan Bupati Maluku Tengah, terkait pembentukan Unit Pelayanan Teknis (UPT) Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil (DukCapil) sudah diundangkan.

Kabupaten Maluku Tengah, saat ini memiliki 18 Kecamatan, terkait 11 UPT, ada beberapa kecamatan yang digabungkan dalam 1 UPT.

Hanya saja, untuk menjalankan tugas dan fungsi pada UPT Dinas DukCapil di 11 Kecamatan, masih menunggu beberapa tahap. Yakni menunggu dikelauarkannya Surat Keputusan Bupati terkait penempatan Kepala dan KTU serta staf pada setiap UPT Dinas DukCapil dan Perlu ada SK Kementrian Dalam Negeri dalam hal ini Dirjen DukCapil.

“Jika Kedua yuridis formal tersebut sudah dilewati, maka tahap selanjutnya pa Bupati dapat melakukan pengukuhan seluruh pejabat dan staf UPT, dengan demikian maka, fungsi pelayanan dokumen SIAK sudah bisa dilakukan di Kecamatan. artinya pihak pimpinan UPT dapat menandatangani Dokumen SIAK terkecuali Kartu Keluarga karena belum ada peraturan pelaksananya,” jelas Kepala Dinas DukCapil Maluku Tengah, Nova Anakotta, di Ruang Kerjanya, Masohi, Kamis 22 Februari 2018.

Pendelegasian Kewenangan Dokumen SIAK kepada UPT Kata Anakotta, merupakan keinginan Bupati Maluku Tengah Tuasikal Abua, untuk secara cepat mengurangi rentang kendali masyarakat dalam pengurusan Dokumen Kependudukan.

“Di Provinsi Maluku, Maluku Utara Maupun Papua, Kabupaten Maluku Tengah merupakan kabupaten pertama yang membentuk UPT Dinas Dukcapil sesuai dengan ketentuan Undang-undang nomor 24 Tahun 2014 tentang Administrasi Kependudukan. Ini merupakan Misi Pa Bupati dalam menjawab kebutuhan warga disetiap Kecamatan,” jelas Anakotta.

Anakotta menambahkan saat ini pihaknya tengah melakukan uji coba perekaman E-KTP di beberapa Kecamatan. Namun diakuinya Banwidth (Kapasitas Jaringan Internet) masih lemah sehingga berpengaruh terhadap cetak E-KTP di Kecamatan.

“Di Leihitu dan Salahutu serta beberapa Kecamatan sedang kita lakukan uji perekaman E-KTP, tapi untuk cetak masih di Dinas karena Banwidth kecil. kedepannya kita sedang mengusahakan menghadirkan kapasitas jaringan yang besar,” terangnya.

Loading...
loading...

Komentar