oleh

Pemuda dan Demokrasi

-OPINI-10 views

Oleh Moliabansa Latupono,S.Kom (Kandidat Ketua DPD KNPI Maluku Tengah)

Ada dua kekuatan besar yang di anggap menjadi pintu masuk atas perubahan. Yang pertama ada lah anak muda dan kedua adalah demokrasi. Pertanyaan yang paling mendasar kenapa harus ana k muda dan Demokrasi. Dengan berdirinya negara kesatuan Republik Indonesia. banyak sekali c atatan historik yang ditorehkan para pahlawan dalam memperjuangkan kemerdekaan.

Loading...

Sejak dari awal perjuangan bangsa kita. pemuda merupakan kekuatan utama yang mendorong semangat ban gsa ini untuk bangkit dengan membangun rasa persatuan, rasa kebersamaan, rasa senasib sepena nggungan yang menjadi landasan awal perjuangan kemerdekaan. Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928 merupakan salah satu contoh konkret peran pemuda.

Sang proklamator. Soekarno pernah berkata “Berikan aku 10 Orang pemuda maka aku akan men gguncangkan dunia”. Mungkin kita sempat bertanya dalam kondisi sepeni apa beliau mengeinuk akan pesan yang maha dasyat ini. uamun latar belakang historis mendorong Soekamo menyadari betapa pentinggnya perau pemuda pada setiap massanya . Petanyaan terpenting dari pemyataan h eroik tersebut adalah pemuda sepeni apa yang dimaksudkan? Apakah pemuda yang kian hari se

makin miskin dengan gagasan gilanya‘.’ Atau pemuda yang tetap memelihara akal sehatnya untuk berfikir dan benindak?

Dalam konteks kekinian. dimana bangsa kita masih berada dalam kondisi yang memprihatinkan karena keteipunikan diberbagai bidang, padahal negara kita kaya akan sumber daya alam begitu j uga dengan sumber daya manusia yang sebenarnya tidak kalah dari negara negara tetangga semis al Malaysia dan Singapura.

Idealnya negara kita saat ini berada pada jajaran negara negara yang makmur. tapi itu ibarat masih ibarat “Pungguk merindukan bulan“. Menghadapi situasi mi pemu da baugsa ini dituntut untuk mengambil peran ekstra.

Karena dalam diri pemuda ada kekuatan yang tidak dimiliki oleh segmen lainnya. dalam hal ini p emuda memiliki kekuatan biologis jika kita ukur pada usianya. selain itu pemuda berada dalam s uasana yang terus gelisah dalam pencarian jati dirinya. Dengan bergesemya rezim di republik iui . pemuda pada gilirannya menemukan pinru sebagai jalan masuk perubahan itu. Pintu masuk pe muda adalah demokrasi. Usai Revormasi 1998 pemuda di anggap sebagai kaum yang harus berta nggung jawab atas masa depan bangsa ini Demokrasi muncul sebagai agama baru dalam caturw angsa keindonesiaan .

Dalildalil demokrasi di anggap tepat untuk mewujudkan tujuan bemegar a. jika demokrasi di sandingkan dengan sistem pemerintahan maka yang di inginkan adalah good governance. jika di sandingkan dengan sisitem politik maka yang di ingkinkan adalah politik nil ai. begitupula jika di sandingkan dengan ekonomi maka yang di ingkinkan adalah ekonomi kerak yatan.

Meskipun demokrasi telah mengakhiri ritual orde baru namun praktek tersebut bisa saja berulang dalam bentuk yang lain. Demokrasi elektoral yang telah memberi ruang bagi masyrakat menum buhkan praktek oligarki yang mengakar. Godaan seperti ini kerap kita jumpai di kalangan pemud a, ketika dihadapkan dengan realitas hidup. kadang membuat pemuda tidak mampu menahan diri dan berakhir dengan kematian akal sehat. Godaan ekonomi maupun godaan politik menjadi ujia n yang dianggap paling sulit untuk di lewati. Tafsiran sempit demokrasi menjadikan mang politi k sebagai satu satunya ruang perjuaangan dan ekonomi menjadi alasan fundamental banyak pem uda yang balik ke kampung (balik kampung akibat tidak mampu bertahan).

Jika kita membaca ekspresi demokrasi kekinian. wajah demokrasi terlihat pucat seakan seakan a da penyakit yang muncul dalam tubuh demokrasi. sehinzga kita akan dengan mudah menemukaa n kematian demokrasi. Penundaan kematian demokrasi harus di lakukan dengan mendiagnosa pe nyebab kematian demokrasi misalnya Anas Urbaningrun dengan tawaran “demokrasi sunyi”, A nas melihat demokrasi hanya terlihat ramai untuk di hampiri pada musimnya dan sepi apabila m usim demokrasi telah selesai, sehingga butuh orang orang baik untuk menumbuhkan nilai nilai d emokrasi . Pada hakekatnya demokrasi memiliki tujuan suci sebagaimana dapat kita lihat pada pe ngertiannya. Demokrasi bukanlah sistem yang di bangun melalui proses praksis dan instan melai nkan di bangun melalui perenungan perenungan social kaum cerdik pandai sebagai salah satu si stem pemerintahan yang di anggap tepat dalam mengelola peradaban.

Demokrasi memiliki nilai historis. Demokrasi pertama kali di perkenalkan sejak abad ke 5 SM di Athena. Yunani. Demokrasi berasal dari akar demos yang bermakna rakyat dan Kratos atau crat ein yang memiliki arti pemerintahan. Pidato Gettyburg‘ Presiden Amerika ke 16. Abraham Linco ln dalam pidatonya “ demokrasi merupakan suatu system pemerintahan yang di selenggarakan da ri rakyat, oleh rakyat dan Untuk Rakyat. Dari pengenian tersebut dapat di simpulkan bahwa raky at merupakan pemegang kekuasan tertinggi dalam suatu pemerintahan. Menjadikan rakyat tidak sekedar elemen pelengkap. rakyat harus dididik untuk memahami dirinya dalam demokrasi karen a jika rakyat hanya percaya tentang keberadaan demokrasi maka rakyat akan semakin terkuras en erginya, karena percaya tanpa memahami akan mengguras energi kita sebagai manusia (Ali Syan’ ati).

Di era “kids zaman now” dibawah pemerintahan Jokowi dan beberapa fenomena pilkada lainnya

serta pergantian pucuk pimpinan dalam perusahaan besar, inovasi bisnis bisnis kontemporer di 1 ndonesia menunjukan bahwa demokrasi dengan sendirinya telah menemukan gairah muda sebag ai tempat terbaik untuk tumbuh dan berkembang, kata knimcinya terbuka dan energik.

Komentar