oleh

Sudah 5 Manager Liga Inggris Dipecat, Siapa Menyusul?

LONDON – Gelaran Liga Primer Inggris musim 2017/18 baru setengah jalan, namun sejumlah pelatih dan manajer telah didepak dari klubnya karena dinilai gagal mendongkrak performa tim.

Akhir bulan lalu, atau pada 29 November 2017, Manajer West Bromwich Albion, Tony Pulis harus angkat koper sebelum menyelesaikan musim penuh setelah timnya dilumat Chelsea dengan skor telak tanpa balas 0-4.

West Brom kemudian menunjuk Alan Pardew sebagai suksesor Pulis untuk melanjutkan misi klub mengakhiri sisa musim ini.

Selain Pulis, di bulan yang sama, dua manajer di Liga Primer Inggris juga bernasib sama, mereka adalah Ronald Koeman dan Slaven Billic, yang harus angkat koper di pertengahan kompetisi.

Koeman didepak Everton untuk kemudian tempatnya digantikan Sam Allardyce. Saat itu atau sampai pekan ke-9, The Toffees terjerambah di zona degradasi karena menelan hasil minor yang berturut-turut.

Sedangkan West Ham United menunjuk David Moyes untuk menggantikan Slaven Bilic yang dinilai gagal mengangkat performa Chicharito dan kawan-kawannya musim ini.

Karirnya terhenti usai The Hammers menelan kekalahan telak dari Liverpool, dan David Moyes telah ditunjuk sebagai penggantinya hingga akhir musim.

Sementara Frank de Boer menjadi manajer yang pertama kali angkat koper di Liga Primer Inggris musim ini.

Juru racik asal Belanda itu dipecat pada 12 September 2017 gegara timnya mengalami kekalahan beruntun empat kali di laga pembuka mereka musim ini.

Palace pun kemudian menunjuk Roy Hodgson, dan pelan namun pasti, kehadiran juru racik anyar mereka lumayan memberikan dampak signifikan bagi Palace sejauh ini.

Drama pemecatan manajer pun disinyalir masih akan terjadi mengingat musim masih setengah jalan. Jika melihat papan klasemen, Manajer Swansea City, Paul Clement bisa saja jadi ‘korban’ selanjutnya setelah timnya kini terdampar di dasar klasemen.

Kendati, ancaman pemecatan tak hanya membayangi para juru racik yang timnya terjerembab di zona degradasi, namun juga bisa mengancam manajer di tim-tim papan tengah bahkan papan atas sekalipun.

Bahkan, manajer sang petahana pun tak luput dari isu pemecatan. Bahkan, sebagaimana dilaporkan, nasib manajer Chelsea, Antonio Conte akan ditentukan dari hasil babak 16 besar Liga Champions, saat The Blues jumpa Barcelona.

Jika Chelsea gagal melaju ke fase berikutnya, bos besar Chelsea, Roman Abramovich dikabarkan telah menyiapkan calon penggantinya, yakni Carlo Ancelotti. (fjr)

Komentar

Loading...